Kisah Dibalik Batik Danarhadi - Jual Kemeja Batik Tulis Pria Solo Terbaru
09:00 - 21:00
0811 9181 000
0811 9181 000
order@batikmaxima.com

Kisah Dibalik Batik Danarhadi

Wednesday, December 16th 2015.

Batik Tulis Solo BM2 32DJika Anda pecinta fashion, pasti tahu tentang Batik Danarhadi, bukan? Batik tersebut merupakan salah satu produk yang cukup terkenal akan kualitas dan nilai budaya yang terkandung dalam setiap goresan canting yang penuh dengan makna. Batik ini merupakan salah satu warisan nusantara yang perlu dilestarikan dan dijaga agar anak cucu kita dapat menikmati pesona dari batik tersebut. Untuk tetap mempertahankan eksistensinya sampai saat ini, batik asli buatan Solo ini selalu menampilkan nuansa tradisional yang dipadukan dengan sedemikian rupa dengan gaya modern agar sentuhan budaya yang ada di dalamnya tidak pernah ketinggalan zaman.

Rumah Batik Danarhadi didirikan oleh sepasang suami istri bernama H. Santosa Doellah dan istrinya yang bernama Hj. Danarsih Santosa pada tahun 1967. Nama Dahar Hadi sendiri diambil dari nama Hj. Danarsih Santosa dan H. Hadipriyono, yang notabene adalah istri dan mertua dari H. Santosa Doellah. Walaupun kedua orang tersebut sudah tiada, namun usaha batik ini dilanjutkan secara turun-temurun oleh generasi penerusnya. Sampai sekarang, batik tersebut menjadi salah satu produk yang masuk dalam warisan budaya nasional.

Jika Anda ingin melihat koleksi batik yang dimiliki oleh bapak Santosa Dolleah, Anda bisa mengunjungi Museum Batik Danarhadi. Museum yang dibuka pada tahun 2002 ini memiliki 1.000 lembar kain batik yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti batik Pekalongan, batik Keraton, batik Tiga Negeri, dan lain-lain. Tidak hanya itu, museum ini juga menyimpan beberapa batik dengan corak yang cukup langka seperti batik Jawa Hokokai, batik Cina, dan batik Belanda. Semua batik tersebut merupakan koleksi dari H. Santosa Doellah yang merupakan seorang pencinta batik ternama Indonesia.

Gedung yang dipakai untuk museum adalah rumah pribadi dari cucu Pakubuwono IX, KPH. Wuryaningrat. Museum Batik Danarhadi tersebut beralamat di Jln Slamet Riyadi no. 267 Surakarta dengan jam operasional mulai dari Senin sampai Minggu dari pukul 09.00-16.30 WIB. Biaya yang dikenakan untuk tiketnya adalah Rp 15.000 untuk pelajar dan Rp 25.000 untuk umum.

habis
Rp 600.000
habis
habis
Rp 600.000
habis
habis
Batik Tulis Pria BM 02

8%

Rp 595.000 645.000
habis
new
Rp 650.000
habis
Rp 600.000
habis
habis
Rp 900.000
habis